El Layali
Go...BLOG!!
Jumat, April 08, 2011
Jatuh Cinta vs Patah Hati
entah berumur 12 tahun, 18 tahun, 28 tahun, 35 tahun, 45, 54 ato malah 70 an....
pernah mengalami jatuh cinta
Unik perasaan ini jika muncul, tiap wajah yang lagi jatuh cinta selalu sumringah
senyam-senyum sendiri(dipikir orang gila)
Makan paling wenak pun katanya gak enak/kurang sedap, tidur dihotel bintang 5/kasur empuk juga bikin tak nyenyak..
Semua pekerjaan yang dilakukan gak konsen gara2 semua bayang-bayang wajah seseorang yang dikasih rasanya ada dipelupuk mata (kayak hantu...wkwkwwk)
Sehari gak ketemu, rasanya seperti 100 tahun
Meski sudah ketemu selama2 berjam-jam, saat berpisah kurang puas.
Gak tua, gak muda....
entah berumur 12 tahun, 18 tahun, 28 tahun, 35 tahun, 45, 54 ato malah 70 an....
pernah juga mengalami patah hati
meski sudah berumah tangga seumur jagung ato sudah memasuki masa emas, jika Tuhan mengkehendaki 'kontrak cinta' sudah expired. apa mau dikata....
Minggu, April 03, 2011
Game The Sims (I)

Kamis, Maret 24, 2011
Fitur untuk pemilik FAN PAGE di Facebook


Minggu, Maret 20, 2011
Lika Liku Topeng Kaca

tapi aku dan pecinta komik ini lainnya sempet kecewa, karena tidak ada kelanjutannya. Dan kabar burung/gosip pun menyebar kalo Suzue Miuchi sudah meninggal. Namun pada tahun 2005, sang penulis melanjutkan kembali cerita itu. Ternyata eh ternyata, sang penulis tidak mati seperti yang diberitakan tapi lagi 'krisis kepercayaan'.
Tahun 2009, Suzue Miuchi berjanji akan segera mengakhirinya (kalo gak salah buku ke 50). Dan tiap bulannya diterbitkan oleh betsuhana (belum dijadikan komik ato bisa dikatakan draft. tapi ini bisa juga dibuang ceritanya yang dibetsu). Tiap tanggal 26, seluruh fans dari Italia, Jepang, Indonesia sibuk lagi nyari cerita betsu. Terakhir cerita betsuhana ini emang bikin panas-adem fans, Maya dan Masumi sudah mengetahui perasaan masing-masing.
Tapi sepertinya Suzue Miuchi dan warga Jepang sedang mengalami krisis bencana gempa, tsunami, dan Nuklir. PRAY FOR JEPANG...
Jika tanggal 26 Maret ini mengalami kemunduran betsuhana kami memaklumi.....
Senin, Agustus 30, 2010
Sejarah Surabaya

Surabaya sebagai ibukota Propinsi Jawa Timur, merupakan pusat perdagangan terbesar di Indonesia paling Timur. Dan boleh dibilang sekarang Surabaya sudah menjadi Kota Metropolis. Tapi sebelum itu kita juga perlu tahu Sejarah berdirinya Surabaya.
Surabaya berdiri pada tahun 1293. Pada tahun ini, kemenangan Raden Wijaya yang merupakan Raja Pertama Majapahit saat melawan pasukan dari Cina. Bukti sejarah menunjukkan bahwa Surabaya sudah ada jauh sebelum zaman kolonial, seperti yang tercantum dalam prasasti Trowulan I berangka 1358 M. Dalam prasasti tersebut terungkap bahwa Surabaya (Churabhaya) masih berupa desa ditepian sungai Berantas sebagai salah satu tempat penyeberangan penting sepanjang sungai tersebut.
Surabaya (Churabhaya) juga tercantum dalam pujasastra Negara Kertagama yang ditulis oleh Mpu Prapanca tentang perjalanan pesiar baginda Hayam Wuruk pada tahun 1385 M dalam pupuh XVII (bait ke 5, baris terakhir). Walaupun bukti tertulis tertua mencantumkan nama Surabaya berangka tahun 1358 M Pprasasti Trowulan) dan 1365 M (Negara Kertagama), para ahli menduga bahwa Surabaya sudah ada sebelum tahun-tahun tersebut. Menurut hipotesis Von Faber, Surabaya didirikan tahun 1275 M oleh Raja Kertanegara sebagai tempat pemukiman baru bagi prajuritnya yang berhasil menumpas pemberontakan Kemuruhan tahun 1270 M. Hipotesis yang lain mengatakan bahwa Surabaya dulu bernama Ujung Galuh.
Versi lain mengatakan bahwa nama Surabaya berasal dari cerita tentang perkelahian hidup dan mati Adipati Jayengrono dan Sawunggaling. Konon setelah mengalahkan tentara Tartar, Raden Wijaya mendirikan sebuah Keraton di Ujung Galuh dan menempatkan Adipati Jayengrono untuk memimpin daerah itu. Lama-lama karena menguasai ilmu Buaya, Jayengrono makin kuat dan mandiri sehingga mengancam kedaulatan Majapahit. Untuk menaklukkan Jayengrono diutuslah Sawunggaling yang menguasai ilmu Sura. Adu kekuatan dilakukan dipinggir sungai Kalimas dekat Peneleh. Perkelahian adu kesaktian itu berlangsung selama tujuh hari tujuh malam dan berakhir dengan tragis, karena keduanya meninggal kehabisan tenaga.
Kata “ SURABAYA “ juga sering diartikan secara filosofis sebagai lambang perjuangan antara darat dan air, antara tanah dan air. Selain itu dari kata Surabaya juga muncul mitos pertempuran antara ikan Suro (Sura) dan Boyo (Baya atau Buaya), yang menimbulkan dugaan bahwa nama Surabaya muncul setelah terjadinya peperangan antara ikan Sura dan Buaya (Baya)
Masih banyak cerita lain tentang makna dan semangat Surabaya. Semuanya mengilhami pembuatan lambang-lambang Kota Surabaya. Lambang kota Surabaya yang berlaku sampai saat ini ditetapkan oleh DPDRS kota besar Surabaya yang keputusan No. 34/DPRS tanggal 19 Juni 1955 diperkuat dengan Keputusan Presiden R.I No. 193 tahun 1955 tanggal 14 Desember 1956.
Tentang simbol kota Surabaya yang berupa ikan Sura dan Buaya terdapat banyak sekali cerita. Salah satu yang terkenal tentang pertarungan ikan Sura dan Buaya diceritakan oleh LCR. Breeman seorang pimpinan Nutspaarbank di Surabaya pada tahun 1918.
Sabtu, Desember 19, 2009
Gak ada alasan lagi, merokok itu tidak ada manfaatnya !
Industri rokok boleh dibilang tak ada matinya. Menurut saya, meskipun dalam beberapa periode seperti pada bulan ini, harga rokok selalu naik. Tetep itu tidak membuat smookers berkurang. Malah semakin bermunculan industri rokok dengan menawarkan harga murah. Konsumen yang menyukai jenis rokok ini kebanyakan dari kalangan kebawah seperti buruh bangunan. Banyak sekali penjual baik warteg dan toko kecil/super/hyper selalu menyediakan jenis barang ya rokok ini. Meskipun para produsen ini berjualan saling berdekatan, toh hasil penjualan yang paling laku adalah rokok. “Pemerintah masih menganggap kebiasaan merokok di masyarakat memberikan manfaat ekonomi yang sangat besar. Pendapatan negara dari rokok sebesar 32 triliun di tahun 2005, ini menunjukkan besarnya pendapatan dari cukai tembakau,” kata Pak Laksono dalam Diskusi Multidisiplin ‘Kontroversi Kebijakan Rokok’, Sabtu (31/5) di Balai Senat UGM.
Manfaat besar secara ekonomi dari rokok, menurut Pak Laksono selama ini tidak mempertimbangkan kerugian besarnya biaya di masa depan yang tidak diperhitungkan, diantaranya besarnya biaya pengobatan berbagai penyakit akan timbul di masa mendatang dalam 25-40 tahun, produktifitas perokok yang menurun akibat penurunan fungsi paru dan peredaran darah serta kondisi fisik yang tidak fit.
Seperti yang saya baca dari Kabar UGM online, Masyarakat Indonesia mengkonsumsi rokok 178,3 miliar batang rokok per tahun. Angka ini merupakan angka tertinggi kelima di dunia, setelah Cina (1297,3 miliar batang), AS (462,5 miliar batang), Rusia (375 miliar batang), dan Jepang (299,1 miliar batang). Simak pula perkembangan konsumsi rokok berikut. Selama 30 tahun, terjadi peningkatan yang cukup tajam terhadap konsumsi rokok, dari sebelumnya 33 miliar batang per tahun di tahun 1970, meningkat tujuh kali lipat hinnga 217 miliar batang di tahun 2000. Memang peningkatan prevalensi merokok ini merupakan fenomena umum di negara berkembang. Namun di Indonesia prevalensi merokok di kalangan laki-laki dewasa di Indonesia termasuk yang sangat tinggi.
Lalu apa yang bisa kita simpulkan dari data di atas? Di samping banyaknya jumlah perokok yang akan menderita penyakit, mereka juga akan segera menjadi miskin. Lho, kok bisa? Sebab, kenyataan menunjukkan bahwa seiring dengan meningkatnya prevalensi merokok maka akan diikuti semakin besarnya jumlah angka penduduk miskin. Kemiskinan dan merokok merupakan dua hal yang saling berhubungan dan mempengaruhi satu sama lain. Seseorang yang membakar rokok tiap hari berarti telah kehilangan kesempatan untuk membeli kebutuhan esensial bagi anak dan keluarganya.
Terutama dampak rokok pada pertumbuhan dan perkembangan kecerdasan anak, sehingga kapasitas untuk hidup lebih baik di usia dewasa menjadi sangat terbatas. Selain itu, kemungkinan besar sang ayah memiliki risiko lebih cepat meninggal karena penyakit yang berhubungan dengan kebiasaan merokok.
Dan yang paling menakutkan yang ditimbulkan dari merokok adalah kesehatan. Banyak sekali penuakit yang ditimbulkan rokok, seperti yang tertulis dalam sebuah buku yang ditulis oleh A. Jaken T yang berjudul “Bye… Bye… Smoke” menyatakan ada 25 jenis penyakit yang diduga disebabkan oleh rokok seperti ganguan jantung, emfisema, bronchitis, kemandulan, dan impotensi. Beberapa kanker juga disebutkan seperti kanker paru, kanker mulut, kanker tenggorokkan, kanker pankreas, kanker kandung kemih, leukemia, dan kanker leher rahim.
Rabu, Februari 11, 2009
Tragedi Rapat Anggota PRIMA DANARTA CU
Hari minggu, sebelum tahun baru imlek kemarin umiku diundang oleh sebuah koperasi simpan pinjam swasta. Tapi berhubung umiku sibuk dengan dagangannya jadi aku yang disuruh untuk mewakili beliau. Kata mbaknya yang ngasih undangan bilangnya ada door prize+makan-makan. Tapi menurutku pasti LPJ sebuah koperasi dan pembagian SHU.
Perlu diketahui, umiku memang menjadi anggota koperasi ini karena pinjam sejumlah uang untuk usaha, lebih lengkap tentang koperasi dapat dibuka kok blognya di http://primadanartacu.blogspot.com. Memang koperasi ini masih tergolong baru, yach satu tahunan. Pas acara yang datang emang kebanyakan dari mereka adalah pedagang di pasar dan yang kutahu mereka pinjam untuk dana usahanya. Mungkin bagi mereka2 ini acara seperti tidak terlalu diperhatikan, atau seperti angka2 laporan yang dijelaskan. Paling yang ngerti cuma sedikit aja gak sampe 10% dari yang datang. Pokoknya undangannya diimingi makan siang, jajan, plus door prize aja mereka mau datang.